a


Breaking News

Minggu, 29 September 2019

Teks Editorial


Teks Editorial/Opini (Lengkap): Pengertian, Struktur, Kaidah, Contoh


Pengertian Teks Editorial
Teks editorial adalah teks yang berisi pendapat pribadi seseorang terhadap suatu isu/masalah aktual. Isu tersebut meliputi masalah politik, sosial, atau pun masalah ekonomi yang memiliki hubungan secara signifikan dengan politik.
Tujuan Teks Tajuk Rencana / Editorial / Opini:
  • Mengajak pembaca untuk ikut berpikir dalam masalah (isu/topik) yang sedang hangat terjadi di kehidupan sekitar.
  • Memberikan pandangan kepada pembaca terhadap isu yang sedang berkembang.
Manfaat Teks Editorial / Opini:
  • Teks editorial memberi informasi kepada pembaca, untuk merangsang pemikiran, dan terkadang mampu menggerakkan pembaca untuk bertindak.
Fungsi Teks Tajuk Rencana/Editorial/Opini:
  • Fungsi tajuk rencana umumnya menjelaskan berita dan akibatnya pada masyarakat.
  • Mengisi latar belakang dari kaitan berita tersebut dengan kenyataan sosial dan faktor yang mempengaruhi dengan lebih menyeluruh.
  • Terkadang ada analisis kondisi yang berfungsi untuk mempersiapkan masyarakat akan kemungkinan yang bisa terjadi
  • Meneruskan penilaian moral mengenai berita tersebut.
Ciri-Ciri Teks Editorial / Opini:
  • Tema tulisannya selalu hangat (sedang berkembang dibicarakan secara luas oleh masyarakat), aktual dan faktual
  • Bersifat sistematis dan logis
  • Tajuk rencana merupakan Opini / pendapat yang bersifat argumentative
  • Menarik untuk dibaca karna penggunaan kalimatnya yang singkat, padat dan jelas

Struktur Teks Editorial

Struktur yang menyusun teks editorial/opini sama dengan struktur yang telah membangun teks eksposisi. 3 struktur teks editorial/opini:
  1. Pernyataan pendapat (tesis): bagian berisi sudut pandang penulis mengenai masalah yang dibahas. Biasanya sebuah teori yang akan diperkuat oleh argumen.
  2. Argumentasi: alasan atau bukti yang digunakan guna memperkuat pernyataan dalam tesis, walau secara umum argumentasi diartikan untuk menolak suatu pendapat. Argumen bisa berbentuk pertanyaan umum/data hasil penelitian, pernyataan para ahli, maupun fakta-fakta berdasarkan referensi yang bisa dipercaya.
  3. Penyataan/Penegasan ulang pendapat (Reiteration): bagian berisi penegasan ulang pendapat yang didorong oleh fakta di bagian argumentasi guna memperkuat/menegaskan. Ada di bagian akhir teks.

Kaidah Kebahasaan Teks Editorial

Tidak jauh berbeda dengan kaidah kebahasaan yang dipakai di Teks Prosedur Kompleks. Di ciri kebahasaan teks editorial juga menggunakan verba material. Berikut kaidah kebahasaan teks editorial:
  • Adverbia: ditujukan agar pembaca meyakini teks yang dibahas, dengan menegaskan menggunakan kata keterangan (adverbia frekuentatif). Kata yang biasa digunakan yaitu: selalu, biasanya, sering, kadang-kadang, sebagian besar waktu, jarang, dan lainnya.
  • Konjungsi: kata penghubung pada teks, contoh nya: bahkan.
  • Verba Material: verba yang menunjukkan perbuatan fisik/peristiwa.
  • Verba Relasional:  verba yang menunjukkan hubungan intensitas (pengertian A adalah B), dan milik (mengandung pengertian A mempunyai B).
  • Verba Mental: verba yang menerangkan persepsi (misalnya melihat, merasa), afeksi (misalnya suka, khawatir), dan kognisi (misalnya berpikir, mengerti). Pada verba mental terdapat partisipan pengindra (senser) dan fenomena.

Contoh Teks Editorial:

Tentang Lingkungan Alam

Berikut ini terdapat 3 contoh paragraf fakta dan opini yang membahas tentang masalah lingkungan:

Contoh 1:

Paragraf Fakta
Sungai Kaligede Pecangan, Jepara dipastikan telah tercemar dengan adanya indikasi berupa perubahan warna air yang kini menjadi hitam dan mengeluarkan bau tak sedap.
Beberapa faktor yang menjadi penyebab pencemaran di sungai tersebut adalah pembuangan limbah rumah tangga sebagai penyebab sekunder dan pembuangan limbah industri seperti garmen, tahu dan tempe sebagai penyebab primer.
Pencemaran ini semakin parah karena di daerah tersebut telah banyak bermunculan industri baru yang masih mengelola limbah dengan cara yang tidak sesuai dengan prosedur kesehatan lingkungan
Paragraf Opini
Meski munculnya industri-industri baru terutama di bidang garmen dan kemunculannya tersebut mampu menyerap ribuan tenaga kerja, akan tetapi sisi negatif dari munculnya industri-industri tersebut adalah rusaknya lingkungan sekitar akibat polusi dan limbah dari industri tersebut.
Semestinya pemerintah harus lebih tegas dalam memberikan izin usaha dan menerapkan peraturan tentang lingkungan agar pabrik-pabrik yang terdapat di Pecangan tersebut mengelola limbah industri hingga senetral mungkin dan minim pencemaran.
Jika hal tersebut dilakukan, maka sisi positif dari kemunculan industri-industri baru tersebut akan semakin meningkat.

Contoh 2:

Paragraf Fakta
Pencemaran limbah di kali Ngrawa Tulungagung sudah semakin parah dari waktu-ke waktu. Limbah tersebut merupakan limbah dari berbagai jenis sampah plastik dan limbah rumah tangga yang dibuang di sungai dari waktu-ke waktu.
Sementara itu, dinas lingkungan kota terkait kekurangan tenaga untuk menanggulangi sampah-sampah tersebut setiap harinya.
Sebenarnya larangan untuk membuang sampah di sungai sudah terpampang di banyak tempat di sekitar sungai dan pemukiman tersebut dan beberapa kali para relawan juga turut membantu membersihkan sampah tersebut namun karena banyak warga yang masih membuang sampah di sungai, akibatnya sampah-sampah tersebut tak kunjung habis dan semakin bertambah.
Dampak yang paling terasa dari penumpukan sampah di sungai Ngrowo tersebut adalah air sungai tersebut berwarna gelap, bau, terlihat kumuh serta banyak ikan yang tak bisa lagi hidup di sungai tersebut.
Paragraf Opini
Tumpukan sampah di sungai Ngrowo Tulungagung barangkali memang tidak sebanyak seperti yang terdapat di sungai-sungai kota besar seperti Jakarta, namun dikhawatirkan jika sampah tersebut tidak dibersihkan sejak dini, pada masa yang akan datang sungai tersebut kehilangan fungsi utamanya sebagai saluran air alami pencegah terjadinya banjir di kota Tulungagung.
Terlebih, saat ini keberadaan sampah di sungai itu sudah sangat mengganggu dalam beberapa hal.
Dampak dari tercemarnya sungai tersebut, pertama, sungai tersebut tidak bisa lagi dipergunakan airnya untuk keperluan peternakan dan pengairan sawah.
Kedua, ikan di sungai tersebut hampir habis dan ikan yang tersisa merupakan ikan yang mengandung zat berbahaya sehingga tak bisa lagi untuk dikonsumsi manusia.
Ketiga, aroma sungai tersebut mengganggu pemukiman sekitar dan yang keempat pemandangan di sekitar sungai Ngrowo sudah tak sedap lagi dipandang.
Beberapa tahun silam sebelum sungai Ngrowo telah tercemar sampah, masih banyak orang yang menggantungkan hidupnya untuk mencari ikan di sungai ini.
Tak hanya itu, sungai Ngrowo merupakan salah satu sungai yang bisa dimanfaatkan untuk pengairan sekaligus bisa dimanfaatkan untuk budidaya ikan sistem keramba.
Namun kini sungai itu ibarat telah menjadi selokan limbah yang bau dan beracun.
Pemerintah daerah Tulungagung dan para relawan telah berupaya menanggulangi sampah-sampah ini, namun karena masih banyak warga yang membuang sampah dan limbah di sungai, maka masalah ini tak bisa diatasi.
Seharusnya pemda Tulungagung menerapkan sistem denda kepada siapapun yang ketahuan membuang sampah di sungai sehingga para pelakunya jera sebagaimana sistem ini sangat efisien dan telah diterapkan dibeberapa negara seperti Singapura dan beberapa negara maju lainnya.

Contoh 3

Paragraf Fakta
Jembatan Gajah Mada, Mojokerto, baru-baru ini dinyatakan darurat sampah popok.
Amin Wachid, Kepala Lingkungan Hidup kota Mojokerto membuat tim khusus, yakni satuan petugas evakuasi popok untuk mengatasi persoalan tersebut.
Amin menyatakan bahwa sebagian besar popok tersebut berasal dari sampah warga perkotaan yang cenderung lebih banyak menggunakan popok instant dan membuangnya di sungai Brantas.
Tidak menutup kemungkinan bahwa popok tersebut juga berasal dari kota lain seperti Kediri dan Jombang yang juga dilewati oleh sungai Brantas.
Sampah popok tersebut dinilai sebagai permasalahan serius mengingat bahwa bahan dari sampah popok tersebut sangat sukar terurai sehingga jika dibiarkan terlalu lama tersangkut di area sekitar Jembatan Gajah Mada, hal itu tak hanya beresiko terhadap keamanan jembatan sekaligus akan mengganggu ekosistem di wilayah tersebut.
Paragraf Opini
Gel yang terkandung dalam sampah popok merupakan zat yang berbahaya bagi lingkungan terutama air sehingga daerah sungai yang dipenuhi sampah popok merupakan zona rawan.
Sampah popok memang tidak akan membuat air sungai menjadi keruh dan bau, namun karena popok ini sangat sulit terurai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Designed By Published.. Blogger Templates